Obat Tradisional Jantung Koroner Dapat Berasal Dari Tanaman Herbal Di Sekitar Kita Dan Lebih Aman Di Konsumsi

Obat Tradisional Jantung Koroner yang Bekerja Alami

Penyakit jantung koroner menduduki posisi teratas sebagai penyakit mematikan di dunia. Jumlah penderita jantung koroner di Indonesia sendiri termasuk sangat tinggi. Bahkan penyakit jantung koroner menempati posisi kedua penyebab kematian masyarakat. Penyebab jantung koroner sendiri sebenarnya bukanlah turunan, namun lebih ke gaya hidup. Mereka yang terbiasa mengkonsumsi makanan tinggi lemak dan kolesterol beresiko lebih tinggi mengalami jantung koroner.

Secara medis, jantung koroner sendiri adalah keadaan dimana organ jantung tidak dapat berfungsi secara normal. Hal ini dikarenakan otot jantung mengalami kerusakan akibat pasokan oksigen yang tidak mencukupi. Alhasil organ jantung sulit memompakan darah ke seluruh tubuh dengan lancar. Suplai darah menuju jantung dan sebaliknya harus terhambat karena adanya tumpukan lemak maupun kolesterol. Itulah mengapa obat tradisional jantung koroner bekerja memperbaiki suplai oksigen tersebut.

Beberapa hal yang mampu memicu jantung koroner adalah kebiasaan buruk sepanjang hidup. Sebut saja kebiasaan merokok, mengkonsumsi alkohol, mengkonsumsi makanan tidak sehat, serta kelebihan berat badan. Oleh karena itu, mulailah merubah gaya hidup Anda menjadi lebih sehat agar tak mengalami kerusakan pada jantung. Pasalnya jantung koroner akan menghambat aktivitas Anda lainnya sehari-hari. Tentu saja ini berdampak pada efektivitas Anda dalam bekerja maupun bersosialisasi.

Penderita jantung koroner terhambat melakukan aktivitas terlalu lama dan berakhir pada kecapekan. Ini disebabkan oleh gejala yang sering dikeluhkan usai beraktivitas. Umumnya penderita penyakit koroner akan mengalami detak jantung yang tidak stabil. Degup jantung menjadi sangat cepat disertai rasa nyeri teramat sangat di dada. Dada terasa mengganjal dan seolah diremas-remas tak beraturan. Keadaan seperti ini dikenal dalam dunia kesehatan sebagai angina.

Gejala umum lainnya yang dirasakan oleh penderita jantung koroner adalah mual yang disertai pusing. Di samping itu, pernapasan pun menjadi terhambat dan tak jarang berakhir pada rasa sesak. Pada sebagian penderita dirasakan pula mati rasa di sekitaran dada. Mengkonsumsi obat tradisional jantung koroner diharapkan mampu mengurangi gejala tersebut. Bukan hanya itu, obat tradisional pun dapat mempertahankan fungsi organ jantung tetap normal.

Selain rajin mengkonsumsi obat tradisional, penderita pun disarankan mulai berolahraga secara rutin. Diimbangi dengan makanan sehat serta gaya hidup yang baik, jantung koroner perlahan akan teratasi. Mengingat upaya mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat akan mengontrol kadar gula darah, kolesterol serta tekanan darah di tubuh. Sehingga fungsi seluruh organ, termasuk jantung akan tetap stabil dan normal seperti sedia kala. Kemungkinan mengalami komplikasi pun dapat ditekan seminim mungkin agar penderita tak kian mengeluh.

Untuk mengobati penyakit jantung koroner sendiri, sebenarnya ada beberapa ramuan yang sudah terpercaya secara turun-temurun. Bahan-bahan alami ini juga telah terbukti secara klinis lewat serangkaian penelitian, seperti.

  1. Bawang putih

Hampir di semua rumah kita bisa menemui bumbu dapur yang satu ini. Bawang putih menjadi pelengkap masakan yang tak pernah dilewatkan oleh para ibu-ibu. Wanginya yang harum memberi citarasa tersendiri ke dalam masakan kita. Ternyata dibalik manfaatnya sebagai bumbu dapur, bawang putih pun bisa dijadikan sebagai obat tradisional jantung koroner. Rempah satu ini diketahui kaya akan zat antioksidan, anti kanker, anti bakteri serta anti jamur.

Mengkonsumsi secara rutin bawang putih dapat membantu menstabilkan kadar kolesterol serta tekanan darah. Banyak orang yang telah membuktikan hal tersebut, terutama manfaat zat antioksidannya. Antioksidan yang tinggi membantu tubuh menangkal radikal bebas serta mencegah arteriosklerosis dan jantung koroner. Cara kerjanya sendiri adalah dengan memerangi oksidasi yang dihasilkan oleh serum lemak. Dengan begini, pembuluh darah tetap aman dari timbunan lemak yang membentuk plak.

Manfaat lainnya adalah dengan mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Kadar kolesterol baik yang tinggi tentu berpotensi memperlancar sistem peredaran darah. Pasalnya tidak ada penumpukan maupun gangguan pada sistem peredaran darah di dalam tubuh. Anti kanker pada bawang putih bisa Anda gunakan pula untuk mencegah penyakit mematikan tersebut. Langkah ini tentu jauh lebih efektif dan murah, sebab bawang putih bisa ditemukan di dapur rumah Anda.

  1. Temu putih

Memiliki rasa pedas dan pahit layaknya jahe, temu putih nyatanya juga mampu menghangatkan tubuh. Tanaman rempah yang satu ini biasanya hidup di ketinggian 0 – 1000 meter. Tempat tumbuhnya sendiri membutuhkan lingkungan yang lembab. Bentuknya sendiri tak jauh berbeda dengan temulawak, rempah yang juga banyak ditemui di Indonesia. Kandungan alami dari temu putih sendiri dapat membantu tubuh menyembuhkan beragam penyakit, termasuk penyakit jantung koroner.

Rimpang temu putih terbukti mengandung 1 – 2,5% minyak menguap. Kandungan utama dari minyak menguap inilah yang berkhasiat bagi tubuh. Sesquiterpene adalah kandungan utama dari minyak menguap yang bisa dijadikan obat tradisional jantung koroner. Setidaknya ada sekitar 20 komponen yang bisa Anda jumpai pada minyak menguap tersebut. Selain 20 komponen tersebut, adapula beberapa zat yang diyakini berkhasiat sebagai anti kanker bila dikonsumsi secara rutin.

Bagi penderita jantung koroner sendiri, zat anti lipid peroksida di dalam temu putih paling diincar. Pasalnya zat tersebut mampu menangani kerusakan pada otot jantung secara alami. Di samping itu, Anda yang menderita diabetes, asam urat, serta kolesterol tinggi bisa terbantu olah zat tersebut. Sedangkan anti inflamasi pada temu putih baik dikonsumsi oleh penderita penyakit maag ataupun wanita. Sebaiknya temu putih dikonsumsi selama masa menstruasi guna mengurangi nyeri akibat haid.

  1. Temu giring

Bagi sebagian orang, tanaman herbal satu ini pastinya terdengar sangat asing. Terlebih tidak semua pengobatan memanfaatkan temu giring sebagai obat. Temu giring diklaim mampu mengatasi penyakit jantung koroner. Mengkonsumsi secara rutin ramuan temu giring akan mengembalikan fungsi jantung dan otot pada organ tersebut. Aturan mengkonsumsinya pun tak memberatkan, yakni cukup mengkonsumsinya 1 kali sehari secara rutin, maka Anda dapat merasakan perubahannya.

  1. Daun sirsak

Terbukti secara klinis, daun sirsak kini banyak digunakan dalam  metode kesehatan. Sebagai obat tradisional jantung koroner, daun sirsak memiliki fungsi sebagai vasolidator. Kemampuan ini memungkinkan sumbatan yang terjadi pada peredaran darah dapat kembali normal. Sehingga suplai oksigen dari dan menuju jantung kembali stabil. Tentunya hal ini berdampak baik bagi penderita jantung koroner sendiri, dimana mereka tak lagi merasakan gejala yang mengganggu.

Daun sirsak nyatanya tak hanya berkhasiat bagi penderita jantung koroner. Mereka yang tengah berjuang dengan penyakit kanker pun dapat memanfaatkan daun sirsak. Khasiat daun sirsak yang diketahui mampu bekerja 10.000 kali lebih kuat daripada obat kemoterapi. Dengan begini, sel kanker yang menyerang tubuh pun dapat mati tanpa menghancurkan sel sehat. Mengingat daun sirsak hanya bekerja menghancurkan sel-sel jahat yang berbahaya bagi tubuh. Bisa dibilang daun sirsak bekerja layaknya obat kemoterapi dalam bentuk herbal atau alami.

Enter text here to go at the beginning and/or end of your posts...