Kisah Sembuh Penyakit Jantung Koroner

serangan jantung +6281242585758 terapi maxidoid tahitian noni untuk jantung koroner

Bagaimana terjadinya Serangan Jantung?

Ernst Evert Manuputty

Jantung Koroner, Pembengkakan Jantung dan Komplikasi Diabetes

 

testimoni jantung morinda 081242585758 terapi maxidoid tahitian noni

Testimoni Ernst evert Manuputy – Jantung, Vertigo, Rematik, Multiple sclerosis, Varises, diabetes

Sebenarnya gejala jantung Ernst sudah lama, bahkan sejak putrinya “Yatrik Magdalena” lahir 27 tahun lalu. Kondisinya memburuk pada tahun 2007, dimana dalam 1 bulan keluar masuk rumah sakit 5 kali. Sakit jantung diawali ketika dia anfal di rumahnya. Dadanya sesak, sulit bernapas dan seperti tenggelam. Dia langsung dibawa ke ICU kelas A. “Kami takut sekali. Biasanya pasien ICU kelas A sulit tertolong. Saat itu ayah saya sudah tidak bisa bicara dan mengenali orang lagi. Orang-orang membesuk tidak lagi membacakan doa dan kesembuhan, tapi doa penyerahan”, kenang Yatrik. Waktu itu, kerja jantung Ernst melambat karena mengalami pengentalan darah. Akibatnya paru-parunya membengkak. Untuk mengeluarkan cairan dari tubuh, dia harus disuntik. Puji tuhan, 1 minggu kemudian dia bisa keluar dari rumah sakit, tapi harus minum segepok obat jantung, syaraf dan diabetes. Selain medis, dia juga menggunakan terapi jantung alternatif seperti aliran listrik, obat herbal jantung dan produk-produk MLM untuk pengobatan jantung koroner-nya. Pada tahun 2009, dia kembali masuk rumah sakit untuk operasi varises. Varises dan pengentalan darah membuat kakinya bengkak. Dia berjalan dengan tongkat dan terancam diamputasi karena bisa membusuk.

Selesai operasi, Yatrix memberikan Tahitian Noni Bioactive Beverage (TNBB) setelah mendapat info dari temannya. Awalnya Ernst menolak minum TNBB, tetapi setelah didesak, akhirnya dia minum juga. Beberapa jam setelah minum TNBB, Ernst merasa badannya lebih segar. Walaupun badannya masih menempel banyak selang, dia berusaha bangun dan jalan ke toilet sendiri. Padahal perawat melarangnya untuk bangun sampai waktu tertentu karena takut pendarahan lagi. Ketika esoknya perban dibuka, dokter memujinya karena lukanya cepat mengering. Seminggu setelah operasi, Ernst check-up, termasuk EKG. Hasil tes sungguh diluar dugaan. Kondisi sakit jantung, saraf dan diabetesnya jauh membaik. Pelan-pelan dia melepas ketergantungan terhadap obat. Ernst benar-benar lepas dari obat pada Februari 2009. Tongkat yang menemaninya kemana-mana, disimpannya. Bahkan sudah berani jalan-jalan dan naik motor kemana-mana. Jika aktifitasnya padat, dia menambah dosis TNBBnya.

Ristanto

Penyakit jantung koroner

Testimoni Ristianto - Lemah Jantung & Koroner - 081242585758 pin BB 21E23235

Testimoni Ristianto – Lemah Jantung & Koroner

Seharusnya Ristanto yang kena gejala jantung koroner masuk operasi jantung pada Februari 2010 silam. Saat itu, pulang dari kerja, Ristanto merasa tidak enak badan, dadanya sesak, sulit bernapas. Dipikir masuk angin, akhirnya dicoba utk dikerik, tapi tiba-tiba tidak sadarkan diri. Akhirnya dibawa ke rumah sakit dan dari diagnosa dokter, Ristanto mendapat serangan jantung dan diagnosa mengidap penyakit jantung koroner.

Ristanto dibuat bingung oleh biaya operasi yang sekitar 40 juta. Bingung jika menolak operasi, apa yang akan terjadi dengannya. Kalau operasi, tidak punya uang sebanyak itu. Dan mulai berpikir untuk terapi jantung alternatif atau minum obat herbal jantung untuk pengobatan jantung koronernya.

Beruntung pada saat dilematis itu, teman Ristanto yang kebetulan juga seorang dokter di rumah sakit lain menganjurkan untuk minum  Tahitian Noni Bioactive Beverage.

Awal minum Tahitian Noni, Ristanto minum 1 sendok per jam dengan kondisi berbaring karena sudah tidak bisa tidur.  Dan perkembangannya sungguh luar biasa menggembirakan. Masuk RS hari Senin, Selasa tubuh dan tangannya masih lemas serta banyak kabel menempel di tubuhnya. Hari rabu, di amerasa jauh lebih baik dan minta pindah ke rawat inap biasa. Indikator jantungnya sudah tidak diperlukan lagi. Pada hari Jumat, ristanto sudah bisa berjalan lagi, semua kabel dilepas, dokter RS itu-pun kaget dengan perkembangannya.

Awalnya dokter menganjurkan untuk cuti kerja selama 3 bulan. Tapi setelah 3 minggu, Ristanto sudah masuk kerja lagi. Teman-teman kantornya kaget, dan dia mengatakan: “saya sudah sehat lagi setelah minum Tahitian noni”.

Selama itu, Ristanto juga menjaga makanannya dengan tidak makan makanan yang mengandung santan dan jeroan yang tinggi kolesterol. Setelah makan, sedapat mungkin tidak langsung tidur. Tidak pernah lagi minum air es, karena es membuat kantung berhenti sepersekian detik. Ristanto tidak mengonsumsi obat jantung utnuk sakit jantung-nya. Tapi tetap membawa obat pengencer darah dan satu jenis obat jantung lagi yang diminum saat diperlukan, jika kondisi drop. Dia mulai terbebas dari penyakit jantung koroner.

Sampai sekarang Ristanto masih mengkonsumsi Tahitian Noni ditambah maxidoid, badannya lebih sehat. Otniel bayu (8 tahun), anaknya juga ikut minum Tahitian Noni, karena terkena flek paru-paru. Untuk meningkatkan imun tubuhnya.

Malli Lewa

Jantung Koroner dan Prostat

testimoni jantung koroner morinda 081242585758 terapi maxidoid tahitian noni

Testimoni Malli Lewa – Jantung Koroner & Prostat

Malli Lewa koma selama 8 hari pada tahun 2006, karena mendapat serangan jantung untuk pertama kalinya akibat penyakit jantung koroner. gejala jantung-nya semakin menurun, dan harus bolak balik ke rumah sakit selama 2 tahun setelahnya. Bahkan Februari-Juni 2010, dia berkali-kali mendapat serangan jantung. Dalam sebulan, di rumah Cuma 7-10 hari, sisanya di rumah sakit. Setiap masuk RS, selalu dengan kondisi koma. “Sudah berkali-kali dia saya ditangisi keluarga”, kenangnya. Puncaknya, juni 2010, kondisinya benar-benar drop. Dokter dan perawat sudah menyatakan angkat tangan. untuk pengobatan jantung koronernya dia mencoba terapi jantung alternatif, akupresur dan obat herbal jantung yang dijalani selama 30 kali-pun tidak ada hasilnya. Sehari-hari cuma bisa berbaring di tempat tidur, melangkahkan kaki utk berjalan sudah merupakan pekerjaan yang berat. Sudah tidak yakin bisa melewati tahun 2010, dan sudah berpesan ke istrinya untuk menjaga anak-anaknya.

Penderitaannya pun semakin bertambah, karena bulan juli selain penyakit jantung koroner, malli dinyatakan menderita prostat. Dokter tidak menganjurkan operasi, karena usia malli yang masih muda, sehingga Cuma diberi obat oral.

Pada awal September 2010, Malli diajak teman-temannya untuk ikut acara presentasi Tahitian noni. Dan mungkin sudah diatur oleh Tuhan, dia lupa membawa obat jantung-nya. Di tengah-tengah seminar, kondisinya drop. Tubuhnya gemetar, lemas, dan berkeringat. Saat itulah dia mencoba minum Tahitian Noni 60ml sekaligus untuk sakit jantung-nya.

“Hanya sekitar 15 menit, tubuh saya berangsur-angsur memperoleh kekuatan. Saya merasa bertenaga lagi. Bahkan keseokan harinya, bangun tidur, saya lega karena kekuatan itu bertahan”

Sejak itu dia rutin konsumsi Tahitian noni 3x sehari. Pagi 60ml, sore 30ml, malam 60ml. pada hari ketiga, dia memutuskan tidak minum obat jantung-nya lagi. Dia benar-benar bebas dari obat kimia, padahal sebelumnya dia harus minum 5-6 jenis obat per hari. 2 diantaranya adalah obat jantung koroner untuk seumur hidup.

Hingga kini, kondisinya sehat, tidak pernah drop dan terkena serangan jantung lagi. Bonusnya, gangguan prostatnya juga sembuh.

“Saya beruntung Allah mempertemukan saya dengan Tahitian Noni”, kata Malli.

Rose Ida P Silitonga

Penyakit jantung koroner (Pasca Operasi jantung)

testimoni jantung morinda 081242585758 terapi maxidoid tahitian noni pin BB 21E23235

Testimoni Rose Ida P. Silitonga – Jantung Koroner

Bagi Ida P Silitonga, “kesehatan merupakan anugerah Tuhan yang tak ternilai harganya. Ibu 3 anak ini pernah menderita penyempitan pembuluh darah (penyakit jantung koroner). Gejala jantung-nya berangsur pulih sejak konsumsi Tahitian noni mulai Februari 2008 lalu.

Untuk pengobatan jantung koronernya, Ida sudah 2 kali menjalani operasi pembalonan untuk sakit jantung koroner-nya agar aliran darah dari dan menuju jantung normal lagi. Yang pertama, pada tahun 2000, operasi berjalan lancar tanpa efek samping. Awal 2007, Ida merasakan sakit luar biasa di ulu hatinya. “saya tidak bisa menggambarkan rasa sakitnya, karena rasanya sakit sekali”, jelasnya. Saat konsultasi ke dokter, dianjurkan untuk operasi lagi, karena didiagnosa mengalami penyempitan pembuluh darah lagi. Karena sedang merenovasi rumahnya, operasinya mundur sampai September 2007. Ida menjalani operasi balonisasi dan pemasangan ring di jantungnya. Tapi 2 bulan setelah operasi, Ida kembali merasakan sakit di ulu hatinya lagi, bahkan dirasa lebih parah. “Setiap jalan 1 meter harus berhenti karena sakit”, dan divonis harus menjalani operasi lagi, tapi ditolaknya. Ida memutuskan untuk terapi alternatif, salah satunya akupuntur, namun tidak menunjukkan perkembangan positif. Saat kepasrahan mulai menghampirinya, Ida teringat tentang Tahitian noni yang dulu pernah diinformasikan oleh tantenya.

Mulai Februari 2008, Ida mulai mengkonsumsi Tahitian noni dengan dosis 2x30ml per hari. Kemudian ditingkatkan ke 2x60ml per hari. Mengalami detoksifikasi yang rasanya juga sakit. “Puji Tuhan, Detoksifikasi itu hanya 3 hari saja. Selebihnya saya tidak merasakan sakit lagi”, ujarnya. Sekarang, Ida kelihatan lebih sehat, segar dan memliki berat proporsional dibanding dulu. Bebas dari penyakit jantung koroner-nya.

Mau sembuh dari Penyakit Jantung Koroner? klik disini…

Ada pertanyaan lebih lanjut hubungi kontak kami.

SAYANGI JANTUNG ANDA!!! - Terapi tahitian noni maxidoid 081242585758 pin BB 21E23235

SAYANGI JANTUNG ANDA!!!